Direktur RSUD dr. RM Pratomo Bagansiapiapi, dr. Tribuana Tungga Dewi, M. Kes
ROKAN HILIR- RSUD dr. RM Pratomo Bagansiapiapi terus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Rokan Hilir.
“Kita berharap Pemkab rohil bisa membantu rumah sakit terkait dalam rangka pelayanan rumah sakit. Sehubungan dengan kunjungan pasien di RSUD dr. RM Pratomo Bagansiapiapi baik rawat jalan maupun rawat inap tiap tahunnya semakin meningkat, jadi secara otomatis beban operasional itu juga semakin bertambah, jadi kita perlu memang untuk memenuhi kebutuhan khususnya untuk operasional dan sekaligus menambah dan melengkapi fasilitas serta mengganti fasilitas kita yang sudah tua. Kemudian kita mempersiapkan SDM-SDM berkompeten yang bersifat teknis seperti pelatihan nicu, picu, jantung itu harus kita lakukan dan ini memerlukan biaya yang cukup besar, jadi itu beban kita di tahun 2025 ini, ” kata direktur RSUD dr. RM Pratomo Bagansiapiapi, dr. Tribuana Tungga Dewi,M.Kes, Selasa (07/01/2025).
Tribuana juga menjelaskan bahwa kedepan RSUD dr. RM Pratomo melakukan tindakan penanganan kesehatan bagi pasien penderita penyakit serius.
“Sesuai dengan SK dari Kemenkes kita juga harus dipersiapkan untuk layanan kedepan seperti melakukan tindakan penanganan terhadap pasien penderita kanker, stroke, uronefrologi, harus kita jalankan tahun ini, ” sebut Tribuana.
Kemudian lanjut direktur RSUD. dr. RM. Pratomo, dalam penanganan setiap pasien pihaknya perlu untuk mempersiapkan berbagai fasilitas kesehatan yang memadai dan juga SDM yang berkompeten.
“Kami sebagai pihak rumah sakit tetap mendukung segala kebijakan dari bupati, baik bupati lama maupun bupati terpilih, dan kami mohon didukung juga agar rumah sakit ini menjadi lebih baik dan SDM kita ini menjadi SDM yang lebih berkompoten karna persiapan kita sesuai dengan SK dari kemenkes kita juga harus dipersiapkan untuk layanan kedepan seperti pasien penderita kanker, stroke, uronefrologi harus kita jalankan tahun ini, kita menunggu saja.Kemaren janji dari kemenkes akan menetapkan CT Scan, sedangkan info yang saya terima dari kementrian itu prosesnya belum dilelang, karna mungkin pergantian presiden. Tapi SK kemenkes itu belum ditarik untuk RSUD dr RM Pratomo nanti kedepan bisa mampu melayani untuk pelayanan jantung, ” Sebutnya.
Sementara untuk bangunan baru yang dibangun menggunakan anggaran rumah sakit digunakan untuk memindahkan laboratorium RSUD dr. RM. Pratomo yang lama karna gedung lama laboratorium itu akan dipergunakan nanti sebagai gedung untuk CT scan yang nantinya akan diindahkan oleh kementrian kesehatan, ” pungkasnya. (Agung)