Beredar Kabar SPBU SPR Berurusan dengan Kepolisian, Berikut Pejelasan Kapolsek Bangko Kompol Ihut

6 Mei 2024

Kapolsek Bangko, Kompol. Ihut Manjalo Tua, SH.,M.H 

ROKAN HILIR- Terkait informasi pengamanan terhadap pembeli BBM dan petugas SPBU anak PD-SPR (Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Rokan Hilir) oleh pihak Polsek Bangko, Polres Rokan Hilir (Rohil) baru-baru ini menjadi pertanyaan besar kalangan masyarakat sekitar dan sejumlah awak media.

Untuk mendapatkan kebenaran informasi tersebut, media bincangriau.com melakukan konfirmasi kepada Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto, SH.,S.I.K,.M.Si melalui Kapolsek Bangko, Kompol. Ihut Manjalo Tua, SH.,M.H via telepon seluler, Sabtu (04/05/2024) kemarin.

Bahwa Kapolsek Bangko membenarkan pihaknya ada memintai keterangan dari pihak BUMD PD. SPR (Sarana Perusahaan Rokan Hilir), karena pihaknya mendapatkan informasi ada dugaan penyimpangan.

“Bukan pembeli tapi pengurus BUMD karna informasi ada penyimpangan, setelah kita minta keterangan ternyata tidak ada penyimpangan, ” kata kapolsek kompol. Ihut Manjalo Tua, SH.,M.H

Lebih lanjut Kapolsek Bangko menegaskan bahwa tidak ada penangkapan. “Bukan penangkapan ya, ” tegasnya lagi.

Dikonfirmasi wartawan secara terpisah Manajer SPBU SPR, Syaiful mengakui bahwa pihaknya pernah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait penjualan BBM bersubsidi menggunakan jerigen.

“Kalau persoalan memang tidak ada, dimana-mana SPBU begitulah, BBM subsidi ini kan intens menjadi perhatian betul. Itu masalah jerigennya, ” kata Manajer SPBU SPR, Minggu (05/04/2024).

Syaiful menjelaskan bahwa pertamina punya kebijakan khusus bagi SPBU reguler yang berada dikawasan nelayan.

“Jerigen ini pertamina punya kebijakan khusus, SPBU reguler yang dikawasan nelayan. Orang-orang tidak bisa memaklumi tentang membeli pakai jerigen ini. Kemarin mereka bertanya apa betul nelayan, kami jawab betul dan kami tunjukkan rekomendasinya, ” jelas Syaiful.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian hanya ingin memastikan apakah pembeli BBM yang menggunakan jerigen itu benar untuk nelayan. hanya mempertanyakan itu tidak ada penangkapan dan penahan.

“Kalau dibilang penangkapan tidak ada penangkapan, hanya saja yang membeli pakai jerigen siapa saja yang punya rekomendasi atau tidak, kita tunjukkan rekomendasinya. Setahu saya tidak ada yang dibawa, jerigen aja yang dibawa, kita memang dipanggil dan mereka nanya rekomendasi kita lampirkan rekomendasi. Cuma jerigen saja yang dibawa itupun sudah dikembalikan jerigen nya, ” ujar Manajer SPBU SPR. (redaksi)

Toko-mempromosikan-kedatangan-Apple-Watch-Series-4-dan-iPhone-XS
berita terkait
Komentar